Sejarah Bogor (5): Potret Warga Buitenzorg Tempo Doeloe; Membandingkan Raut Muka dengan Wajah Kita Warga Bogor Masa Kini
*Untuk melihat semua artikel Sejarah Bogor pada blog ini Klik Disini
Warga Buitenzorg, siapapun mereka, mari kita coba tengok mereka yg biologi dalam satu abad yang kemudian. Beberapa potret (foto/lukisan) yang berhasil ditemukan dibuang sayang. Padahal raut muka mereka bisa dibandingkan menggunakan wajah kita dalam masa sekarang . Dengan demikian potret mereka masih berguna bagi kita.
![]() |
| Wajah wanita Bogor 1868 |
Mereka yang hidup satu abad yang lalu di Buiteanzorg terkesan lebih alami, lebih ayu, lebih bersinar dan lebih tenang dan tidak tergesa-gesa. Foto berikut menggambarkan seorang wanita Buitenzorg yang lebih muda yang dibuat pada tahun 1875 sesuai judul: Portret van een jonge vrouw te Bogor oleh Woodbury & Page / Java, 1875. Wajah wanita muda ini tampak lebih dewasa, bersemangat dan optimis meski usianya masih muda belia. Berbeda dengan wajah tempo doeloe, raut muka kita yang hidup sekarang tampak lebih pucat, sendu, dan pesimis. Lantas apakah kualitas kita telah jauh menurun seiring dengan menurunnya kualitas alam dimana kita hidup sekarang?
![]() |
| Wajah wanita Bogor, 1875 |
![]() |
| Foto Istri Raden Saleh di Bogor, 1867 |
Raden Saleh adalah pelukis hebat yang masa hidup 1814-1880 pernah tinggal di Bogor. Raden Saleh selain banyak melukis alam, juga melukis keluarga-keluarga pejabat Belanda. Karya-karya lukisannya tentang foto keluarga/foto wajah seakan telah mendahului teknologi foto sendiri. Berdasarkan foto batu nisa 1935, Raden Saleh meninggal 23 April 1880 dimakamkam di desa Bondongan, Bogor.
*Dikompilasi oleh Akhir Matua Harahap berdasarkan sumber-sumber tempo doeloe. Sumber utama yang digunakan lebih pada ‘sumber primer’ seperti surat kabar sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam setiap penulisan artikel tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar