Sejarah Kota Medan (69): Asal Usul Istilah Preman, Suatu Kegiatan Diluar Dinas; Kini Berubah Makna Menjadi Identik Kriminal
*Semua artikel Sejarah Kota Medan pada blog ini Klik Disini
Pada masa ini partikelir kerap dikaitkan menggunakan seseorang yg dikaitkan (perbuatan kriminal). Misalnya seorang partikelir memalak pada pinggir jalan; entaskan premanisme; seseorang swasta ditembak polisi; pada kampung itu poly partikelir; antar partikelir berkelahi dan sebagainya. Sementara partikelir pada masa lampau nir dihubungkan dengan tindakan kriminal. Akan namun justru dikaitkan memakai hal yang baik.
![]() |
| Sair Atjeh, 1874 |
Sementara itu dalam berbagai tulisan ada anggapan kosa kata preman berasal dari bahasa Inggris dan bahasa Belanda. Padahal kanyataannya tidak. Kosa kata ‘preman’ tidak ada kaitannya dengan ‘freeman’ (bahasa Inggruis) maupun ‘vrije’ (bahasa Belanda). Lantas sejak kapan kosa kata preman muncul? Bagaimana pula istilah preman bergeser makna. Perlu ditelusurim mari kita lacak.
Preman
Premanisme
Tunggu deskripsi lengkapnya
*Dikompilasi oleh Akhir Matua Harahap berdasarkan sumber-sumber tempo doeloe. Sumber utama yang digunakan lebih pada ‘sumber primer’ seperti surat kabar sejaman, foto dan peta-peta. Sumber buku hanya digunakan sebagai pendukung (pembanding), karena saya anggap buku juga merupakan hasil kompilasi (analisis) dari sumber-sumber primer. Dalam setiap penulisan artikel tidak semua sumber disebutkan lagi karena sudah disebut di artikel saya yang lain. Hanya sumber-sumber baru yang disebutkan atau sumber yang sudah pernah disebut di artikel lain disebutkan kembali di artikel ini hanya untuk lebih menekankan saja.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar