Sejarah Tangerang (24): Mengapa Husein dan Hilman Memihak Belanda/NICA di Batavia? Keluarga Djajadiningrat di Banten
*Untuk melihat seluruh artikel Sejarah Tangerang pada blog ini Klik Disini
Pada lepas 17 Agustus 1945 dilakukan proklamasi kemerdekaan Indonesia yakni merdeka berdasarkan penjajahan. Atas bantuan Sekutu/Inggris, sebagian wilayah NKRI pulang dikuasai sang penjajah, Belanda/NICA. Bangsa Indonesia yg terus mengobarkan semangat kemerdekaan hanya tersisa Banten, Jogjakarta, sebagian Jawa Tengah & Sumatra minus Sumatra Selatan
![]() |
| Republik Indonesia (merah) dan BFO Belnada/NICA (putih) |
Lantas mengapa Husein Djajadiningrat dan Hilman Djajadiningrat tidak ikut rombongan pemerintah RI hijrah ke Jogjakarta, atau paling tidak pulang kampung ke wilayah RI di Banten? Bukankah Husein Djajadiningrat dan Hilman Djajadiningrat adalah tokoh Banten yang tiada duanya saat itu? Mengapa Prof. Dr. Husein Djajadiningrat tetap berada di wilayah federal Batavia dan bekerjasama dengan Belanda/NICA dan ikut membentuk pemerintahan federal serta mendapat posisi Menteri Pengajaran, Kesenian, dan Ilmu Pengetahuan (Opvoeding, Kunsten en Wetenschappen)? Bagaimana dengan Hilman Djajadiningrat? Semua tentu ada jawabannya. Mari kita telusuri sumber-sumber tempo doeloe.
![]() |
| Kebinet van Mook (Het dagblad, 09-03-1948) |
Keluarga Djajadiningrat
Tunggu deskripsi lengkapnya
*Akhir Matua Harahap, penulis artikel di blog ini adalah seorang warga Kota Depok sejak 1999 hingga ini hari. Pernah menjadi warga Kota Bogor (1983-1991) dan Jakarta Pusat (1991-1999). Disamping pekerjaan utama sebagai dosen dan peneliti di Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Indonesia, saya memiliki hobi berkebun di seputar rumah--agar lingkungan tempat tinggal segar dan hijau. Menulis artikel di blog hanya dilakukan saat menonton sepakbola atau waktu senggang, utamanya jelang tidur..Saya sendiri bukan sejarawan (ahli sejarah), tetapi ekonom yang memerlukan aspek sejarah dalam memahami ekonomi dan bisnis Indonesia. Artikel-artikel sejarah dalam blog ini hanyalah catatan pinggir yang dibuang sayang (publish or perish). Korespondensi: akhirmh@yahoo.com






Tidak ada komentar:
Posting Komentar